Bisa Melangkah, Hadiah Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas

Bisa Melangkah, Hadiah Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas

0 Donatur

Terkumpul

Rp0  dari Rp100.000.000

Sisa Hari

74

Bagikan Campaign

Deskripsi Campaign

“Jujur saya sangat sedih dan merasa malu sama istri saya sendiri, karena saya sekarang sudah tidak bisa melakukan apapun selain hanya berdiam diri di rumah” ujar Pak Daryono sembari meneteskan air mata.

Pak Daryono (55th) adalah tulang punggung ekonomi keluarganya. Tinggal bersama dengan sang istri di sebuah kontrakan kecil dan kumuh di daerah Tapos, Depok, Jawa Barat. Bekerja sebagai tukang ojek pangkalan. Di umur yang beranjak tua ia dan istrinya harus tetap bekerja agar dapat terus bertahan hidup. Terlebih biaya kontrakan dan biaya hidup yang tidak murah mengharuskan mereka berjuang bersama. Apalagi di usia pernikahan yang beranjak 14 tahun  beliau belum dikaruniakan anak satupun yang diharapkan dapat membantu perekonomian keluarga.

Di tahun 2020, kemalangan menimpa mereka berdua. Pak Daryono merasakan sakit terus menerus pada kaki kirinya. Ia divonis mengalami komplikasi penyakit diabetes. Dan imbasnya kaki kiri Pak Daryono harus diamputasi sebagai pilihan terakhir atas penyakit yang diderita. Kabar buruk tersebut pun membuat Pak Daryono dan istrinya semakin terpuruk.

Saat ini, Pak Daryono hanya bisa terbaring di rumah. Sementara Bu Daryati sang istri harus bekerja keras pagi hingga malam sebagai buruh konveksi. Bahkan, setiap hari beliau harus berjalan sejauh 7 km agar dapat sampai ke tempat kerja. Kini, biaya kontrakan dan biaya hidup sehari-hari pun harus ditanggung sendiri oleh Bu Daryati.

Pun ini tidak mudah bagi Pak Daryono yang hanya bisa hidup merangkak dan terpaksa melihat sang istri tercinta harus berjuang sendirian. Rasa malu dan bersalah seringkali menghinggapi dirinya. Padahal, sebelum dirinya diamputasi Pak Daryono suka mengantarkan sang istri dengan sepeda motornya. Ia juga mengungkapkan rasa kerinduannya untuk berjalan jalan bersama sang istri. Tapi, kini impiannya harus pupus. Bahkan, dirinya harus menjual sepeda motor untuk pengobatan selama dirinya sakit.

Sahabat, besar keinginan Pak Daryono untuk bisa berjalan kembali, bekerja, dan membahagiakan sang istri. Ia yakin keajaiban ada bagi mereka yang tidak menyerah dan tidak pernah berhenti berharap.

Ada banyak cerita tentang perjuangan para penyandang disabilitas dalam menghadapi badai kehidupan ini. Jangan biarkan mereka berjuang sendiri. Jadilah bagian dari perjuangan mereka. Mari bantu wujudkan mimpi dan harapan Pak Daryono dan penyandang disabilitas lainnya agar dapat kembali tersenyum dan beraktivitas sebagaimana mestinya.

Hidup ini akan lebih indah jika kita saling berbagi. Ayo bersama Zakat Sukses bantu Pak Daryono dan para penyandang disabilitas lainnya untuk kembali melangkah dengan cara:


1. Klik tombol "DONASI SEKARANG"
2. Masukan data diri dan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran ke no. rekening yang tertera.


Jika Allah memberimu rezeki lebih, sesungguhnya ia sedang tidak memintamu membeli lebih, ia memberimu kesempatan untuk berbagi lebih.


Informasi Lembaga

Zakat Sukses

Lembaga Terverifikasi